Home

05 December 2010

Hasil Akhir tentang Perokok Pasif

HASIL AKHIR - Hasil Akhir tentang Perokok Pasif.
Menurut mantan Ketua Ikatan Dokter Indonesia, Kartono Muhammad,.asap rokok mengandung empat ribu lebih zat kimia berbahaya, antara lain karbon monoksida, sianida, uap fosfor, uap senyawa belerang, dan uap hasil pembakaran zat tambahan. "Bahaya asap rokok 10 kali lebih besar daripada zat 'ter' dalam rokok," katanya pada lokakarya Menuju Kawasan Tanpa Rokok 100 Persen di Yogyakarta, di Asri Medical Center (AMC) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Oleh karena itu, asap rokok lebih membahayakan perokok pasif daripada perokok aktif. Dalam asap rokok kadarnya beberapa kali lebih besar dibanding yang diserap oleh perokok aktif.

icon no smoking logo"Dalam satu batang rokok mengandung sekitar 1,5 persen nikotin. Endapan asap rokok yang berupa hasil pembakaran nikotin mudah melekat di benda-benda dalam ruangan, dan bisa bertahan sampai lebih dari tiga tahun, dan tetap berbahaya," katanya.
Advisor Indonesia Institute Social for Development Sudibyo Markus mengatakan Indonesia merupakan konsumen rokok peringkat tiga terbesar di dunia setelah China dan India.
Menurut dia, sekitar 240 miliar batang rokok telah dihisap oleh 240 juta penduduk Indonesia. Tingginya jumlah perokok tersebut disebabkan masih rendahnya kesadaran mengenai bahaya nikotin dalam rokok.
Selain itu, juga masih adanya anggapan di kalangan masyarakat bahwa rokok adalah warisan budaya. Anggapan tersebut membuat sebagian besar masyarakat enggan untuk meninggalkan kebiasaan merokok.
"Kondisi itu ditambah dengan iklan-iklan di media yang menganggap bahwa merokok adalah gaul, modern, dan jantan," katanya.
Rektor UMY Dasron Hamid mengatakan aturan mengenai larangan merokok penting diterapkan di ruang-ruang publik, karena asap rokok berbahaya bagi kesehatan manusia.
"Aturan tersebut diharapkan dapat diimplementasikan di ruang-ruang publik terutama sekolah, kampus, dan kantor. Dengan adanya aturan itu diharapkan nanti seluruh ruang publik bisa benar-benar 100 persen bebas rokok," katanya.

9 comments:

tomi said...

betul mas..saya pernah mendapat penyuluhan bahwa perokok pasif itu lebih berbahaya dari perokok aktif

PB said...

nahh ini dia mengapa selalu banyak tlsn dilarang merokok
efeknya mengerikan :D

Lozz Akbar said...

wah no comment deh.. saya kan perokok aktif..

Salam kenal aja wis heheheh

kampus blog said...

maaf OOT mas :
ada YM? biar bs dikontak melalui YM.. kan lebih enak kasih contohnya hehehe

hybrid cars said...

Berarti mendingan jadi perokok aktif saja daripada perokok pasif...hehehe...

akhnurhadi said...

itulah sebabnya saya ga suka deket2 ma perokok...

ndop said...

tetep aja perokok aktif juga akan menghisap asap dari rokoknya...

so istilah perokok pasif lebih bahaya, menurutku perokok aktif justru lebih berbahaya, soalnya dia justru menghisap dua duanya...

PressByte said...

benar2 merugikan orang lain ya para perokok aktif itu..sadarlah wahai kalian perokok aktif

@nonaedda said...

memang begitu tuh :(